Jaminan Pemeliharaan
(Maintenance Bond)
Garansi Mutu Setelah Serah Terima
Proyek selesai bukan berarti tanggung jawab kontraktor berakhir. Jaminan Pemeliharaan memastikan pemilik proyek terlindungi dari cacat tersembunyi yang baru muncul setelah serah terima pertama.
Apa yang Dijamin
selama Masa Pemeliharaan?
Menjamin kontraktor memperbaiki setiap kerusakan atau cacat pekerjaan yang ditemukan dalam masa pemeliharaan setelah serah terima pertama
Maintenance Bond aktif sejak PHO (Provisional Hand Over) hingga FHO (Final Hand Over) — umumnya 6–12 bulan
Jika kontraktor tidak merespons atau tidak mampu memperbaiki cacat, pemilik dapat mencairkan jaminan untuk membiayai perbaikan
Maintenance Bond adalah jaminan terakhir dalam siklus pengadaan — proyek benar-benar selesai saat FHO dan MB berakhir
PHO, Masa Pemeliharaan,
dan FHO — Satu Siklus Penuh
Serah terima pertama — pekerjaan dinyatakan selesai secara fisik. Performance Bond berakhir, Maintenance Bond mulai berlaku.
Periode di mana kontraktor wajib memperbaiki cacat yang ditemukan. Biasanya 180–365 hari tergantung jenis pekerjaan.
Serah terima akhir — semua cacat telah diperbaiki dan diterima. Maintenance Bond berakhir. Proyek tuntas.
Jenis Kerusakan yang Wajib
Diperbaiki dalam Masa Pemeliharaan
Retak pada dinding, plat lantai, atau struktur beton yang bukan akibat penggunaan
Kebocoran atap, dinding, atau instalasi pipa yang tidak terdeteksi saat PHO
Kerusakan instalasi mekanikal-elektrikal: pompa, lift, AC, panel listrik
Penurunan muka tanah di area perkerasan jalan atau halaman
Cat atau finishing yang mengelupas dalam kondisi normal
Pintu, jendela, atau kusen yang tidak berfungsi dengan baik
Proyek Selesai, Reputasi
Kontraktor Tetap Terjaga
Maintenance Bond yang profesional mencerminkan komitmen kontraktor terhadap mutu pekerjaan. Hubungi Pak Rio untuk proses cepat.
💬 Proses Maintenance Bond